KelebihanNikon D600. Sensor full frame; Jendela bidik lebih besar; Buffer (penyimpanan data sementara) lebih besar; Kelebihan Nikon D7100. Kecepatan foto berturut-turut sedikit lebih cepat. 51 titik autofokus dengan cakupan lebih luas; 1/8000 detik max shutter speed (banding 1/4000 detik) 1/250 flash sync speed (banding 1/200 detik)
kelebihandan kekurangan nikon d3300 Kamera Nikon D3300 Dengan desain baru, salah satu produsen kamera terkemuka di dunia, Nikon telah meluncurkan kamera DSLR yang memenuhi kebutuhan konsumen saat ini yaitu
REVIEWJUJUR Kelebihan dan Kekurangan Kamera Nikon D3300 #Nikon #D3300 #Review[ NOT SPONSORED REVIEW ]Hello Teman-teman~Terimakasih telah menonton video saya
Lookfurther with the powerful NIKKOR Z 800mm f/6.3 VR S and stay focused in capturing that victorious shot. Step up the game with excellent mobility from its weight of approx. 2,385g, and enjoy a comfortable grip from the anti-slip rubber coating applied to a larger surface area. LEARN MORE.
Lensalensa Sigma dan Tamron untuk Nikon bisa dimanfaatkan dan sebagian besar bisa autofokus. Kelebihan Nikon D3500 dibandingkan dengan kamera DSLR lain adalah beratnya yang sangat ringan, hanya 365 gram, bahkan sedikit lebih ringan daripada kamera mirrorless mungil seperti Sony A6300 (404 g) dan Fuji X-T20 (385 g). Tapi ukurannya jelas lebih besar karena adanya cermin dalam kamera dan pegangan yang cukup dalam dan mantap saat memasang lensa telefoto/panjang.
Ditambahlagi dengan hadirnya dialer exposure & tuas drive mode membuat mode dan tampilan dari kamera ini menambah kesan sempurna dari kualitas yang di miliki oleh nikon d3100 ini jika di banding dengan pesaing utamanya yakni kamera dslr canon 2100 dan spesifikasi terbaiknya.
u9xcJ. Meski terjun di kelas kamera DSLR untuk pemula, Nikon D3100 punya kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh. Kamera DSLR Nikon ini tak cuma bisa jadi alat belajar fotografi yang baik, tetapi bisa juga dipakai untuk kebutuhan foto yang lebih serius. Memangnya seperti apa hasil jepretan Nikon D3100 sehingga kamera DSLR untuk pemula ini dijagokan? Lihat saja beberapa contohnya berikut ini. 1. Sensornya menangkap citra objek dengan baik Kamera DSLR Nikon D3100 dilengkapi dengan sensor DX Format CMOS 14 megapiksel. Sebuah sensor yang terbukti cukup baik dalam menangkap citra objek yang dibidik. Hal ini terbukti pada contoh foto di atas yang hadir dengan kontras warna yang jelas. Prosesor Nikon Expeed 2 yang digunakan juga membantu untuk mendapatkan detail objek dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan masih jelasnya logo di bendera pada foto di atas, meski jaraknya cukup jauh dan sedang berkibar. Baca juga Cara Merekam Video dengan Nikon D3100 2. Kecepatan fokusnya bisa diandalkan Untuk mendukung kemampuan fokusnya, Nikon D3100 dibekali dengan modul sensor Nikon Multicam 1000. Dengan modul tersebut, kamera ini memiliki 11 titik fokus yang bisa digunakan. Bahkan kamera DSLR Nikon ini pun bisa menggunakan sistem fokus 3D-tracking. Modul yang ditanamkan pada Nikon D3100 pun membuatnya bisa menangkap objek yang bergerak dengan cepat secara baik. Seperti yang terlihat pada foto di atas, mobil balap yang melaju kencang dapat tertangkap dengan baik tanpa kehadiran blur di sekitar fokusnya. 3. Hasil foto makronya tajam Untuk versi kit-nya, Nikon D3100 dibekali lensa Nikkor 18-55mm. Dengan lensa ini kamu bisa mengambil foto close-up dari jarak sekitar 28 mm. Kemampuan tersebut sangat berguna bila diaplikasikan untuk memotret makro. Seperti pada foto di atas, kamera DSLR Nikon D3100 bisa menangkap detail jam tangan Seiko dengan baik. Ketajaman lensa membuat garis-garis yang menunjukan detik pun begitu jelas. Apalagi bila warnanya diubah menjadi hitam putih. Hasilnya pun terlihat begitu keren dan elegan. Baca juga Kelebihan Kamera Nikon D60 Dibandingkan Kamera DSLR Lainnya 4. Sanggup dihadapkan langsung ke sumber cahaya Lensa Nikkor yang ada pada Nikon D3100 juga bisa diandalkan untuk memotret langsung ke arah sumber cahaya. Hal ini dibuktikan pada foto di atas. Bias dari sumber cahaya yang tertangkap pada foto tidak merusak gambar. Namun malah memberikan sentuhan artistik yang cukup baik. Kehadiran bias cahaya yang ditangkap pun tidak mengganggu kontras cahaya yang ada. Gradasi warna yang dihasilkan tetap rapi seperti yang diinginkan. Bahkan depth of field dari foto tersebut pun tetap hadir dengan baik. 5. Untuk foto di malam hari minim noise Kamera DSLR Nikon D3100 juga punya sensitivitas cahaya yang mumpuni. Meski ISO-nya hanya hadir pada rentang 100-3200, kamera ini tetap tangguh untuk digunakan memotret dalam kondisi minim cahaya, seperti pada malam hari. Foto di atas menjadi bukti nyata kemampuan Nikon D3100 saat digunakan untuk memotret pada malam hari. Warna-warna yang tertangkap tetap cerah dan punya detail yang cukup. Noise atau grain-nya pun tidak terlalu banyak hadir dan merusak foto. Baca juga Selain Nikon D40, Ini 5 Rekomendasi Kamera DSLR untuk Pemula Hasil jepretan Nikon D3100 di atas merupakan bukti kuat yang bisa jadi bahan pertimbangan untuk menilai kemampuannya. Benar saja, meski merupakan kamera DSLR untuk pemula, hasil foto D3100 masih bisa jadi andalan. Jadi kamu tetap tidak akan salah jika menjadikannya sebagai kamera jagoanmu. Bagaimana, jadi beli Nikon D3100 atau tidak? Wit/Del
Pemberitahuan 🙂 Setelah hampir dua tahun vacum dari blog ini dan beberapa blog saya lainnya, akhirnya saya memutuskan akan beralih ke blog baru Alsaan saya pindah ke blog baru tersebut adalah agar semua tulisan saya mengenai humaniora, teknologi dan fotografi dapat diakses di satu portal. Selama ini saya memisahkan anatara ketiga kategori tersebut dalam beberapa blog, namun dengan kondisi saya yang sekarang rasanya sistem multi blog tersebut sudah sulit diterapkan lagi. Namun yang patut saya apresiasi dari teman-teman blog ini ialah jumlah viewer hariannya masih diatas 600 per hari. Hebat! Sebuah teguran untuk saya agar tetap berbagi ilmu mengenai fotografi. Terimakasih teman-teman 🙂 Mulai hari ini saya akan kembali aktif menulis di blog baru saya baik itu mengenai humaniora ataupun fotografi. Beberapa tulisan favorit juga akan saya perbaharui disana. Tenang saja, semua tulisan di blog ini tidak akan saya hapus 🙂 Oh yah, jika teman-teman merasa tertarik dengan tulisan-tulisan saya teman-teman tetap dapat terhubung dengan saya melalui instagram, email atau bahkan bertanya menganai fotografi di saya? Silahkan 🙂 Pintu itu akan selalu terbuka. Oh yah jangan lupa follow beberapa media sosial saya dibawah ini, mungkin suatu saat saya kurang responsif di blog ini, teman-teman bisa terhubung di media sosial saya yang lainnya. Sekedar info, saya kurang aktif di facebook & twitter, lebih sering menggunakan instagram & flickr. Salam. Ada baiknya membaca ini Kamera DSLR Pemula Terbaik di tahun 2014 Nikon D3100 resmi diumumkan pada Agustus, 2010. Kamera DSLR ini adalah jawaban dari Nikon untuk mengisi kelas entry level DSLR setelah sebelumnya diisi dengan pendahulunya, D3000. Banyak pembaharuan radikal yang diberikan pada body D3100 ini. Mulai dari sensor yang berubah menjadi 14 MP, LCD yang bisa digunakan saat melihat objek ataupun merekam video live view LCD bahkan hingga kemampuan merekam video berformat HD 1080p dengan maksimal 24 frame dalam tiap detiknya. Lalu fitur apalagi yang Nikon upgrade dalam d3100 ini…? Berikut ulasannya. Body & Desain Dari segi ukuran tingginya hanya cm dengan lebar serta tebalnya mencapai merupakan DSLR paling kecil di segmen pemula yang Nikon buat, bahkan lebih kecil daripada saingannya, Canon 1100D. Jika 1100D dibuat dengan body plastik yang glossy licin terkesan lebih murah, Nikon D3100 memilki body yang solid & tekstur pada body yang lebih enak untuk digenggam meskipun tangan kita besar, tidak licin. Terlebih disediakan semacam karet dibagian jempol, jadi saat kita memegang kamera jempol kita tidak licin menahan beban kamera. Dibagian atas body terdapat dialer exposure & tuas drive mode. Dialer exposure yang tersedia ialah full auto, advanced mode [P] , [S] , [A] & [M] , guide mode, serta auto exposure mode babby, sport, macro, potrait, landscape, night. Sedangkan tuas drive mode dapat membuat kita memilih mode pemotretan. Apakah single shot S, continuous shot 3 gambar per detik, self timer atau Quiet Shutter suara saat shoot foto lebih pelan. Di bagian belakang juga terpampang LCD 3″ serta tombol-tombol yang susunannya mirip Nikon D5000 serta tombol navigasi 4 arah untu mempermudah pengoperasian. Untuk mengaktifkan mode live view ada tuas live view plus tombol video mode mirip D7000. Sedangkan dibagian samping terdapat port yang ditutupi oleh karet penutup. Port yang disediakan ialah GPS unit, HDMI, USB dan AV. LCD LCD berukuran dengan jenis TFT dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan. LCD ini digunakan untuk menampilkan gambar, menyusun setingan kamera, mengaktifkan mode livew hingga membuat video pun menggunakan LCD ini. Tak hanya itu di layar ini disediakan guide mode yang ditujukan untuk pemula yang masih belajar fotografi. Kamera DSLR ini sangat cocok buat Anda yang masih pemula. Fitur & Performa Dalam body-nya, D3100 tidak memiliki built in motor foucs. Alhasil kamera ini hanya cocok untuk lensa yang memiliki focus pada mesin lensanya, misalnya lensa jenis AF-S. Lensa Nikon jenis AF-D masih bisa digunakan, namun tentunya fitur autofocus tidak bisa berfungsi. ISO maksimal yang bisa digunakan adalah 1600 yang dapat dipacu menjadi 3200. Fitur auto ISO khas Nikon juga disedaiakan. Fitur ini sangat membantu untuk menentukan ISO secara otomatis & kita bisa menset ulang berapa shutter speed & ISO minimal yang dapat digunakan. meskipun berukuran kecil namun tetap nyaman saat digenggam Untuk urusan fokus disediakan 11 titik fokus yang tersebar di sensor kamera yang bisa kita pilih secara otomatis ataupun manual. Adanya fitur 3d tracking membuat kamera dapat mengunci fokus suatu objek meskipun ia berpindah-pindah. Saat kita menggunakan fitur live view, di LCD akan terpampang fitur pendeteksi wajah. Wajah akan diberi kotak kuning jika terdeteksi. Namun sayangnya tidak disediakan fitur bracketing dalam kamera ini. Fitur ini memungkinkan kita mengambil lebih dari satu foto namun dengan pengaturan eksposur yang berbeda-beda. Selain itu kamera ini juga hanya sanggup mengambil gambar 3fps atau 3 gambar secara continues selama tiap detiknya. Menariknya seperti halnya kamera yang Nikon buat disediakan fitur in camera editing. Untuk sekedar teman-teman yang ingin mengedit sebatas croping, merubah resolusi, menyesuaikan brightness & kontrass, bahkan ada juga efek fish eye & banyak efek lainnya. Jadi, tidak melulu menggunakan komputer untuk mengedit bukan ? Video microphone pada bagian depan, berfungsi untuk merekam suara saat mode video Kamera ini dibekali fitur perekam video setara 1080p. Kemampuan rekamnya tergolong sangat baik & bisa diseting menjadi 1920 x 1080p 24 fps dan 1280 x 720p 30 fps/24 fps. Hal yang perlu diacungi jempol adalah fitur auto fokus yang tetap berfungsi di mode video walaupun objek yang terekam berpindah-pindah. Kamera ini tercatat sebagai DSLR pertama di dunia yang memiliki fitur ini. Tapi diperlukan lensa dengan suara motor yang halus untuk melakukan fitur ini, karena jika lensa memiliki pergerakan motor yang berisik, suara pergerakan lensa akan terekam juga saat mengambil video. Perlu diingat kalau kamera ini hanya mampu merekam video selama 10 menit setelah itu kita harus merekam kembali selama 10 menit juga tentunya, begitu berulang-ulang. Contoh foto Nikon d3100 menggunakan lensa Kit 18-55mm f/ 1/1000s ISO 400 No Flash 18mm Saat kondisi cahaya cukup foto yang dihasilkan dengan aperture f/ sudah tajam. Tonal warna yang dihasilkan seperti halnya kamera Nikon yang lain, sudah sangat bagus. Kontras & warna foto juga lebih vivid ketimbang DSLR Canon pemula. f/ 1/3s ISO 3200 No Flash 18mm Saat menggunakan ISO tinggi, dipacu hingga 3200 noise yang muncul cukup mengganggu, namun Anda masih bisa menggunakan flash jika ingin menggunakan ISO yang rendah. Foto diatas diambil tanpa menggunakan flash. Berikut ini adalah tabel spesifikasi Nikon D3100 Kesimpulan Kamera ini tergolong kamera yang mudah digunakan untuk pemula. Body ergonomis, ringan & enak digenggam menjadi salah satu pertimbangan. Terlebih build quality-nya juga bagus & bertekstur sehingga tidak licin saat digunakan. Dengan sensor 14MP hasil yang ditawarkan juga ukup menjanjikan. Fitur video dalam kamera ini juga “lebih dari cukup” untuk merekam video sehari-hari meskipun durasinya maksimalnya hanya 10 menit per video. Lensa kit 18-55mm yang disediakan dalam paket penjualan juga tidak bisa “diremehkan” kualitasnya. Yang menjadi batu sandungan adalah Nikon tidak menyediakan motor di dalam body kamera ini sehingga penggunaan lensa hanya terbatas pada seri AF-S. Selain itu burst foto hanya 3fps & tidak memiliki fitur bracketing. Kamera ini sangat direkomendasikan untuk pemula mengingat kinerjanya yang baik namun dengan harga yang relatif murah. FYI kamera ini sudah ada penerusnya yaitu d3200 yang diperkenalkan tahun 2012 tunggu review-nya di blog ini. Terimakasih,semoga membantu **dilarang keras FULL COPY CUT! Respect me! 🙂
Perbandingan kamera DSLR kali ini mungkin adalah yang paling dinanti-nantikan pembaca yang baru ingin masuk ke ranah fotografi digital SLR baik untuk hobi, atau yang ingin menekuni fotografi sebagai profesi. Apalagi saat ini sudah dekat dengan liburan akhir tahun 2013. Canon 1100D dan Nikon D3100, keduanya adalah kamera DSLR tingkat dasar dan ditujukan kepada pengguna DSLR pemula atau yang anggarannya tidak terlalu besar. Kedua kamera DSLR ini termasuk yang paling murah dipasaran saat ini yaitu dibawah lima juta Rupiah. Tidak ada kamera yang sempurna, oleh sebab itu saya akan ulas kelebihan dan kekurangan masing-masing kamera tanpa basa basi. Kalau meneliti dari kualitas foto yang dihasilkan, Nikon D3100 sedikit lebih unggul, baik dalam detail yang ditangkap maupun pemotretan di kondisi gelap dengan ISO tinggi. Selain prosesor dan image sensor kamera yang kualitasnya sedikit lebih baik, kualitas lensa Nikkor juga sedikit lebih baik. Kinerja kecepatan foto berturut-turut Nikon D3100 sama cepatnya dengan Canon 1100D, tapi buffer memory penampungan Nikon D3100 lebih besar, sehingga mampu merekam sampai 15 foto jenis RAW sebelum menjadi pelan. Sedangkan Canon 1100D hanya bisa memotret 6 foto RAW berturut-turut dan kemudian menjadi foto berturut-turut. Keunggulan D3100 juga terletak di beberapa hal lain yaitu ukuran layar LCD yang sedikit lebih besar vs 3 inci, dapat merekam video dengan kualitas FULL HD 1080 sedangkan Canon 1100D hanya dapat merekam paling tinggi HD 720, memiliki fitur spot metering, dan pengaturan AUTO ISO yang lebih akurat dan bisa dikustomisasi. Bagi pemula, ada Guide mode yang membantu kita menyeting kamera sesuai dengan subjek atau kondisi kita memotret. Jika dipegang, fisik badan kamera Nikon D3100 juga terasa lebih kokoh, ada juga lapisan karet tipis yang membuat sedikit lebih nyaman saat memegangnya, sedangkan fisik badan Canon 1100D hampir keseluruhannya dilapisi bahan plastik yang kualitasnya lebih rendah. Sampai disini kesannya Nikon D3100 akan menang KO dengan mudah. Tapi tunggu dulu, Canon 1100D juga punya beberapa kelebihan. Salah satu kelebihan utama Canon 1100D adalah harganya lebih tinggi sekitar 500 ribu sampai 1 juta. Tidak seperti Nikon D3100, Canon 1100D cocok dengan berbagai lensa Canon EOS, sedangkan Nikon D3100 tidak memiliki motor fokus di badan kamera, sehingga saat memakai lensa Nikkor lama, tidak bisa autofokus. Memang saat ini sudah banyak lensa Nikkor yang memiliki motor fokus lensa AF-S yang kualitasnya lebih baik daripada lensa lama, tapi harganya juga lebih tinggi. Bagi yang anggarannya pas-pasan, Canon 1100D tentunya lebih pas. Selain itu, kinerja Canon 1100D sebenarnya tidak mengecewakan, kecepatan saat buka tutup kamera sedikit lebih cepat, kapasitas baterai juga lebih besar daripada Nikon. Di mode live view untuk foto/video, informasi di layar lebih banyak dan jelas. Perbesarannya juga lebih detail, meskipun ukuran layar LCD-nya sedikit lebih kecil. Mungkin yang paling unggul dari Canon 1100D adalah tombol-tombol akses langsungnya lebih banyak, sehingga mengubah setting kamera lebih cepat dari pengguna Nikon D3100 yang sering kali harus mencari setting yang diinginkan di dalam menu yang cukup dalam. Menu kamera DSLR Nikon pada umumnya menurut saya tidak seteratur menu di kamera DSLR Canon. Nah, mana yang oke? Secara umum, menurut saya kamera DSLR Nikon D3100 lebih baik dari Canon 1100D. Tapi kalau soal cocok tidak cocok, tentunya itu berpulang dari kesukaan dan anggaran masing-masing. Bagi yang sedang mengincar kamera DSLR, saya rekomendasikan untuk mengunjungi Lazada Indonesia. Sering ada discountnya. Keunggulan Canon 1100D Harga lebih rendah Cocok dengan berbagai lensa Canon EOS Kapasitas baterai lebih besar Live view lebih baik Lebih banyak tombol akses langsung Organisasi menu lebih baik Keunggulan Nikon D3100 Kualitas hasil foto sedikit lebih besar dan baik Ukuran layar LCD lebih besar Fitur cukup lengkap untuk kamera kelas dasar/pemula Penampungan buffer cukup lapang untuk foto berturut-turut Fungsi Auto ISO akurat dan dapat diandalkan Ada mode guide dan ilustrasi yang membantu fotografer pemula Kualitas badan kamera lebih baik About the author Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram enchetjin
D3100 merupakan produk Nikon yang dirilis tahun 2010 lalu, dan banyak orang berpendapat bahwa kamera ini sengaja di desain untuk para fotografer pemula. Nikon D3100 banyak memiliki perbedaan yang signifikan dibanding pendahulunya D3000. Meskipun di cap sebagai DSLR untuk pemula nyatanya kamera dapat memberi pengalaman yang berbeda kepada penggunannya di bidang fotografi. Kualitas gambar yang dihasilkan D3100 tidak kalah bagusnya, bahkan mendekati kamera yang khusus bagi para fotografer profesional. Salah satu kelebihan kamera Nikon D3100adalah kemampuannya untuk merekam gambar video dengan kualitas full HD High Definition. Perbaikan lain yang dilakukan Nikon pada D3100 adalah resolusi image sensor yang lebih tinggi, daripada D3000. Nikon D3100 bisa dibilang sebagai hasil evolusi berkelanjutan dari kamera DSLR Nikon untuk mewujudkan DSLR bagi pemula yang paling mendekati ideal dan kualitasnya tidak buruk. Kesuksesan D40 pada tahun 2007, Nikon selebihnya masih enggan untuk membuat gebrakan, bahkan Nikon justru melanjutkan D40 dengan produk yang spesifikasinya hampir mirip, yaitu D40x dan D60. Pada D3000 Nikon juga tidak memberikan fitur live view apalagi movie mode. Praktis D3000 hanya memberi tambahan lain dengan menanamkan modul AF dengan 11 titik seperti yang ada padaD5000 ditambah fitur 3D tracking AF, serta layar LCD sedikit lebar. Tentunya hal ini dianggap biasa-biasa saja, sebelum D3100 diluncurkan. Nikon D3100 memiliki resolusi image sensor yang bertambah menjadi 14,2 megapiksel CMOS. Dengan Teknologi CMOS ini membuat image sensor pada D3100 hampir setara dengan kualitas image sensor 18 megapiksel jika dibandingkan dengan beberapa kamera DSLR dari keluaran Canon Rebel. Selain itu, terdapat pula Fitur tambahan baru yang disematkan pada D3100, yakni adalah kemampuan untuk mengedit foto dengan cara mudah dan efisien. Fitur tersebut sangat mudah digunakan bagi para fotografer pemula. Nikon tetap mempertahankan ciri khas produknya pada D3000, seperti 11 titik AF serta tersedianya Guide Mode yang berguna untuk membantu fotografer pemula memakai kamera, untuk kemudian mendapatkan hasil gambar yang baik. Jika dilihat dari dimensi dan bentuk bodi kameranya sebenarnya D3100 masih cukup relatif sama dengan D3000, bahkan sampai D40 yang termasuk kecil dan ringan. Selain dengan memberi fitur live view dan full HD movie, kelebihan lain dari Nikon D3100 adalah naiknya resolusi 10 MP ke 14 MP serta menaikan pula ISO dari yang ada sebelumnya 1600 menjadi 3200 plus ditambah teknologi Hi-1 yang membuat setara ISO 3200 setara dengan ISO 6400. Dengan ISO yang tinggi, maka Anda tidak perlu repot jika harus mengambil gambar pada situasi gelap yang minim cahaya. D3100 juga didukung dengan prosesor Expeed dari generasi yang kedua. Ini adalah prosesor mesin pengolahan gambar yang merupakan inovasi terbaru dari Nikon. Berkat prosesor Expeed generasi kedua ini, tentunya gambar yang dihasilkan akan sangat kaya warna serta pengaturan warnanya lebih dinamis, dan ditambah kecepatan shutter speed, Pengaturan kontras, dan ketajaman pencahayaan akan menjadi lebih mudah. Fitur lain D3100 yang telah disematkan adalah Active-D Lighting, yang nantinya memudahkan Anda saat pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya maupun pada tempat terdapat banyak bayangan. Dengan fitur Active-D Lighting, kamera akan mampu menghilangkan efek-efek bayangan tersebut, dan sebagai hasilnya, gambar yang ditangkap tetap tajam, jernih, dan natural. Untuk bobotnya, Nikon D3100 dirasa cukup ringan dan sangat mudah di bawa ke mana pun. Beratnya hanya sekitar 455 gram tanpa lensa, kalaupun titambah dengan lensa ukuran 35mm f/ DX, setidaknya bobot kamera masih cukup ringan. Karena kamera ini memang dikhususkan bagi fotografer pemula, D3100 juga dilengkapi dengan Guide mode atau yang disebut petunjuk cara pemakaian. Sebelumnya fitur ini sudah ada pada Nikon D3000, hanya saja Guide mode pada D3100 lebih mudah dimengerti. Dengan Guide mode pengguna yang masih pemula dapat dengan mudah mengerti bagaimana cara merubah aperture maupun shutter speeds, tentunya dengan gaya bahasa yang jauh dari terminologi fotografi. Untuk kekurangannya, Nikon D3100 tak tersedia fitur DOF preview serta dianggap tidak kompatibel dengan lensa lama yang belum didukung AFS. Selain itu Saat merekam videobeberapa penggunanya mendengar suara lensa yang berputar mencari fokus, hal ini dirasa cukup mengganggu. Untuk pasaran Indonesia, Nikon D3100 dibanderol dengan harga sekitar Rp 5,6 juta. [ALX]
kelebihan dan kekurangan nikon d3100